Cari tahu lebih lanjut tentang mengapa emas merupakan investasi dan diversifikasi yang baik dalam aset harta kamu:

Investasi emas akan menghasilkan imbal dalam jangka panjang

Aset penyimpan nilai dengan permintaan yang tinggi

Harta yang Murni

Kekayaan alam hasil bumi, emas memiliki pasokan yang terbatas

Emas Antam 1 Gr Jumat, 30 Oktober 2020 - jardin - karya economictimes.indiatimes,com
#GOLD

Sepanjang sejarah, emas dipandang sebagai komoditas yang istimewa dan berharga. Orang terus menyimpan emas karena berbagai alasan. Masyarakat, dan sekarang ekonomi, telah memberi nilai tinggi pada emas, sehingga nilainya cenderung meningkat. Emas selalu memiliki nilai sebagai jaminan terhadap masa-masa sulit saat investasi lainnya tidak memberi pengembalian yang diharapkan.

Emas dapat bertindak sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan deflasi, serta merupakan diversifikasi portofolio yang baik. Sebagai komoditas yang mempunyai nilai global, emas juga dapat memberikan perlindungan finansial selama ketidakpastian geopolitik dan makroekonomi.

Berikut ini adalah lima alasan mengapa Anda harus berinvestasi emas:

Ketersediaan Terbatas

Sebagian besar pasokan emas di pasar sejak 1990-an berasal dari penjualan emas batangan dari brankas bank sentral global. Penjualan oleh bank sentral global ini sangat melambat pada tahun 2008. Pada saat yang sama, produksi emas baru dari tambang telah menurun sejak tahun 2000.

Menurut BullionVault.com, hasil tambang emas tahunan turun dari 2.573 metrik ton pada tahun 2000 menjadi 2.444 metrik ton pada tahun 2007 (namun, menurut Goldsheetlinks.com, produksi emas mengalami rebound dengan output mencapai hampir 2.700 metrik ton pada tahun 2011.)

Diperlukan waktu lima hingga 10 tahun untuk membawa tambang baru ke dalam produksi. Sebagai aturan umum, pengurangan pasokan emas meningkatkan harga emas. Itu sebabnya harga emas cenderung terus naik.

Melawan Inflasi

Emas secara historis menjadi pelindung nilai yang sangat baik terhadap inflasi, karena harganya cenderung naik ketika biaya hidup meningkat. Selama 50 tahun terakhir, para investor telah melihat harga emas melambung dan pasar saham jatuh selama tahun-tahun inflasi tinggi.

Ketika mata uang yang dikeluarkan oleh pemerintah kehilangan daya belinya karena inflasi, emas biasanya dihargai dalam unit mata uang yang sama dan dengan demikian harganya cenderung naik bersamaan dengan yang lainnya.

Selain itu, emas dipandang sebagai penyimpan nilai yang baik sehingga Anda seharusnya membeli emas ketika yakin bahwa Rupiah telah kehilangan nilainya.

Perlindungan atas Deflasi

Deflasi adalah periode di mana harga-harga turun, aktivitas bisnis melambat dan ekonomi terbeban oleh hutang yang berlebihan. Dengan rentannya ekonomi lokal maupun dunia, Depresi Besar pada tahun 1930-an yang terjadi di dunia maupun Krisis Ekonomi 1998 di Indonesia membuat daya beli relatif emas melonjak sementara harga-harga lain turun tajam. Ini karena orang memilih untuk menimbun uang tunai, dan tempat paling aman untuk menyimpan uang tunai adalah dalam bentuk emas pada saat itu.

Ketidakpastian Geopolitik

Emas mempertahankan nilainya tidak hanya pada saat ketidakpastian keuangan, tetapi pada saat ketidakpastian geopolitik. Ini sering disebut “komoditas krisis”, karena orang-orang cenderung menyimpan emas yang relatif aman ketika ketegangan dunia meningkat.

Masa-masa seperti ini sering kali membuat investasi emas mengungguli investasi lainnya. Misalnya, harga emas mengalami beberapa pergerakan harga yang cukup besar pada tahun ini sebagai respons terhadap krisis yang terjadi di Uni Eropa. Harganya sering kali naik paling tinggi ketika kepercayaan pada pemerintah rendah.

Diversifikasi Portofolio

Diversifikasi artinya menaruh investasi Anda pada tempat yang berbeda. Kunci untuk diversifikasi adalah menemukan investasi yang tidak berhubungan erat satu sama lain.

Emas sepanjang sejarah memiliki korelasi negatif dengan saham dan instrumen keuangan lainnya. Sejarah membuktikan hal ini:

  • Tahun 1970-an bagus untuk emas, tapi buruk untuk saham.
  • Tahun 1980-an dan 1990-an bagus untuk saham, tapi mengerikan untuk emas.
  • Tahun 2008 saham turun secara signifikan karena konsumen bermigrasi ke emas.

Diversifikasikan portofolio Anda dengan tepat melalui gabungan investasi emas dengan saham dan obligasi untuk mengurangi volatilitas dan risiko secara keseluruhan.

Kesimpulan

Emas harus menjadi bagian penting dari diversifikasi portofolio investasi Anda karena kenaikan harganya sebagai respons terhadap peristiwa yang menyebabkan nilai investasi kertas seperti saham dan obligasi menurun. Baik kamu pengusaha maupun tidak, semua orang perlu melindungi aset harta

Meskipun harga emas bisa bergejolak dalam jangka pendek, nilainya selalu bertahan dalam jangka panjang. Emas selama bertahun-tahun telah berfungsi sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan erosi mata uang, dan dengan demikian merupakan investasi yang layak dipertimbangkan.